Bumi Dihamparkan (Bulat atau Datar) - NORTAQIFA ABD SHAIDI - NORTAQIFA ABD SHAIDI

Tuesday, June 18, 2019

Bumi Dihamparkan (Bulat atau Datar) - NORTAQIFA ABD SHAIDI

Sebelum saya membuka ayat saya.. terlebih dahulu saya ingin memohon maaf kalau ada tersilap kata...terasa hati.. dari mana-mana negara yang melawat blog saya.. post ini bukan bertujuan mau membawa pergaduhan.. cuma ingin memberi penjelasan...

Assalamualaikum.. saya mau share pasal benda ni..?? adakah bumi bulat atau mendatar..??? ada orang dari Russia..dari Indonesia..dari Malaysia sendiri pernah cakap kat saya..

"Efa.. kau petik ayat Quran dan buktikan kepada kami yang bumi ini bulat bukan datar... sebab kalau bumi bulat kenapa yg di bawah tidak jatuh..??"

masa tu saya buka alquran..di telefon sampai di laptop...

Image result for earth wallpaper hd

jawapan saya sangat lah simple...biarpun berpeluh tiada hujah mau dibentangkan.. "ada belajar science kah..?? kenal kah dengan GRAVITI..??? percaya kah Kuasa ALLAH SWT.???

jom tengok hujah di bawah..

Image result for flat earth vs round earth

Allah berfirman,

وَإِلَى الْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَت

“Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?” (QS Al Ghasyiyah: 20)

Syaikh Abdurrahman As Sa’diy rahimahullah berkata dalam tafsirnya:

أي: مدت مدًا واسعًا، وسهلت غاية التسهيل، ليستقر الخلائق على ظهرها، ويتمكنوا من حرثها وغراسها، والبنيان فيها، وسلوك الطرق الموصلة إلى أنواع المقاصد فيها


واعلم أن تسطيحها لا ينافي أنها كرة مستديرة، قد أحاطت الأفلاك فيها من جميع جوانبها، كما دل على ذلك النقل والعقل والحس والمشاهدة، كما هو مذكور معروف عند أكثر الناس، خصوصًا في هذه الأزمنة، التي وقف الناس على أكثر أرجائها بما أعطاهم الله من الأسباب المقربة للبعيد،

فإن التسطيح إنما ينافي كروية الجسم الصغير جدًا، الذي لو سطح لم يبق له استدارة تذكر. وأما جسم الأرض الذي هو في غاية الكبر والسعة ، فيكون كرويًا مسطحًا، ولا يتنافى الأمران، كما يعرف ذلك أرباب الخبرة.

“Maksudnya adalah ia (bumi) dilebarkan begitu luas dan benar-benar dimudahkan supaya para makhluq bisa tinggal dipermukaannya. Dan supaya dimungkinkan untuk ditanami tumbuh-tumbuhan dan pepohonan, dibangun bangunan diatasnya, dibuat jalan-jalan yang saling terhubung, hingga bermacam-macam tujuan (yang bermanfaat lainnya) padanya.

Ketahuilah bahwa dihamparkannya bumi tidak berarti bertentangan bahwa dia bulat yang melingkar. Bisa saja langit meliputinya dari segala sisi-sisinya. Hal ini sebagaimana yang ditunjukkan dalam naql (dalil-dalil yang diriwayatkan), akal, indera, dan persaksian, sebagaimana disebutkan (dan) diketahui oleh kebanyakan orang. Terlebih lagi di zaman-zaman ini, dimana manusia telah mencapai (atau mendiami) sebagian besar darinya dengan apa-apa yang Allah telah berikan pada mereka dari sebab-sebab (atau sarana) yang mendekatkan yang jauh.


Sesunggunya penghamparan hanya menafikan bulatan tubuh yang kecil sekali, [maksudnya, menghamparkan untuk satu bulatan yang sangat besar...sedangkan kalau ada bola yang besar, permaidani pun boleh dihamparkan serta digulung di atas nya] yang mana kalau dihamparkan maka tidak tersisa bentuk bulatan (sebagaimana) yang telah disebutkan. Adapun tubuh bumi, yang mana ia benar-benar besar dan luas, maka ia bulat yang terhamparkan. Dan dua hal ini tidak saling bertentangan. Sebagaiamana hal ini diketahui oleh para ahli.”

Semoga bermanfaat... 




1 comment: